Naura Raihani
Naura RaihaniSaat nama kau pintalewat mulut ayahmuPada malam kukabarkanhadirmu bagai hamparan kembangHarumnya menyebar lalu kupetik satu tangkaimukusimpan dalam bingkai hatikuKau adalah anakkuNaura RaihaniTak ada cerita indahmuhanya senyum mungilsekilas tanpa makna karenakau belum sanggup berkataSempat kau mainkan jemarikunaluri kecilmu yang bicaraNaura RaihaniIngin kubisikkan janjikuajak kau bermain layaknya teman sebayamu, berlari berkejaran,menangis dan tertawa hinggalelah dan terlelap. Naura RaihaniSingkat saja kau adaKau pergi seharum kau datang,dan tak sempat kau memanggilku “Papa”Jkt,2005mengenang ananda yang pernah ada
No comments:
Post a Comment