pen on paper 2007
Thursday, August 9, 2007
Tuesday, July 24, 2007
Kenangan
Monday, June 25, 2007
Mimpi
Pagi entah siang...
berjalan pelan dan sendiri
lewati rumah dengan banyak jendela
seorang wanita berdiri dekat jendela itu,
dia memandangku
lalu muncul tangan dari balik jendela
merangkul juga mencekiknya
aku diam saja
Terus melangkah
dari balik jendela yang lain,
seorang lelaki berlari dari dalam rumah itu...
menerjang jendela, kaca berhamburan,
keping kaca kecil bergerak pelan-pelan,
melayang tepat di depanku,
kepalanya nyaris menyentuh aspal
kemudian berhenti begitu saja
diam dan kaku.
Dan terus melangkah, seakan dua tragedi tadi tidak
mengusikku, semuanya seperti biasa saja.
Seorang tua berjenggot putih merangkulku
sekejap saja sudah berada dalam ruang pamer seni
Karya terpampang di dinding namun tak jelas bagiku
Orang tua berkata....."tiada karya yang bermutu"
kujawab "mungkin sedang berproses"
Lalu dia lenyap....
Ada cahaya dari balik jendela
kudekati lalu kubuka
lalu kulempar pandang ke semua arah,
nampak setangkai bunga yang dulu kukenal
tersenyum bahagia dengan hidupnya
jkt0607
Thursday, June 7, 2007
Naura Raihani
Naura Raihani
Saat nama kau pinta
lewat mulut ayahmu
Pada malam kukabarkan
hadirmu bagai hamparan kembang
Harumnya menyebar
lalu kupetik satu tangkaimu
kusimpan dalam bingkai hatiku
Kau adalah anakku
Naura Raihani
Tak ada cerita indahmu
hanya senyum mungil
sekilas tanpa makna karena
kau belum sanggup berkata
Sempat kau mainkan jemariku
naluri kecilmu yang bicara
Naura Raihani
Ingin kubisikkan janji
kuajak kau bermain
layaknya teman sebayamu,
berlari berkejaran,
menangis dan tertawa hingga
lelah dan terlelap.
Naura Raihani
Singkat saja kau ada
Kau pergi seharum kau datang,
dan tak sempat kau
memanggilku “Papa”
Jkt,2005
mengenang ananda yang pernah ada
Wednesday, June 6, 2007
Buka Mata
Saat Memulai

Daratan dan buih tepian pantai tinggal segaris
lantas lenyap menghilang tinggalkan awan
dan sedikit asap cerobong kapal
Masih membekas air beningku
Menetes ke air dermaga
Kali ini tak ada lambai sapu tangan
Atau nyanyian selamat jalan
Emosi terlalu besar untuk ditantang
bergelombang dan hampir tak kuasa menahan
Akhirnya berpaling merubah sudut pandang
Kuhisap semua angin,
maju membelah laut hitam
Dari haluan ini semua menjadi awal
Ada senyum kecil genit
Dibibir camar putih
Mendekat dan menyentuh jiwa
Aku tertawa dan cinta
Lupakan duka, tangis dan semuanya
Saatnya memulai cerita....
KM.Kerinci1992
Pelayaran bitung menuju surabaya
Monday, June 4, 2007
Yogya
Mendengar cantikmu dari mulut kawanku
sekilas dan memikat
Sempat sedikit berangan
walau berbatas lantas berhenti
kelak saat melangkah nanti
kujadikan kau satu diantara beberapa
arah pelarianku
Hingga sadar aku sudah berdiri
di depan gerbang megahmu,
lalu begitu erat kau peluk dan cumbu aku
tidak kau beri aku sedikitpun ruang
untuk mencelamu...
Aku terlena mereguk nikmatmu...
Jkt0607
sekilas dan memikat
Sempat sedikit berangan
walau berbatas lantas berhenti
kelak saat melangkah nanti
kujadikan kau satu diantara beberapa
arah pelarianku
Hingga sadar aku sudah berdiri
di depan gerbang megahmu,
lalu begitu erat kau peluk dan cumbu aku
tidak kau beri aku sedikitpun ruang
untuk mencelamu...
Aku terlena mereguk nikmatmu...
Jkt0607
Sudahlah
Kau kah itu manis ?
yang menangis di sudut
berhentilah...
sudah cukup harimu penuh duka
Hari ini baru saja dimulai
Masih terlalu dini
untuk menanggung beban deritamu
Basuh wajahmu sejenak
lalu hiasi dia dengan senyum termanismu
tak perlu riasan yang mencolok
cukup apa adanya saja
Mari duduk disampingku
kita teruskan cerita yang sempat tertunda,
kisah hidup yang harus indah dan penuh warna
bahkan kalau boleh ada nyanyian serta puisi
yang membuatmu tertawa
Mari manis
belum sanggup aku menjanjikan lebih lagi,
tapi aku tetap akan terus memaksamu
walau hanya menunda sedihmu sesaat saja.
Jkt0607
yang menangis di sudut
berhentilah...
sudah cukup harimu penuh duka
Hari ini baru saja dimulai
Masih terlalu dini
untuk menanggung beban deritamu
Basuh wajahmu sejenak
lalu hiasi dia dengan senyum termanismu
tak perlu riasan yang mencolok
cukup apa adanya saja
Mari duduk disampingku
kita teruskan cerita yang sempat tertunda,
kisah hidup yang harus indah dan penuh warna
bahkan kalau boleh ada nyanyian serta puisi
yang membuatmu tertawa
Mari manis
belum sanggup aku menjanjikan lebih lagi,
tapi aku tetap akan terus memaksamu
walau hanya menunda sedihmu sesaat saja.
Jkt0607
Cermin
Kemarin sempat terpana
saat memandang rautku
di depan cermin kamar
Banyak muncul garis-garis baru
dan ada juga bintik-bintik hitam
yang kala kuseka tetap saja ada
Sejenak mengamati
Lama tidak sedetil ini
hampir aku tak mengenali,
masih saja terlalu lugu...
dan aku baru sadar itu.
Jkt0507
saat memandang rautku
di depan cermin kamar
Banyak muncul garis-garis baru
dan ada juga bintik-bintik hitam
yang kala kuseka tetap saja ada
Sejenak mengamati
Lama tidak sedetil ini
hampir aku tak mengenali,
masih saja terlalu lugu...
dan aku baru sadar itu.
Jkt0507
Serdadu
Otak Serdadu
Dibalik seragam komando
pribadi bernyawa dengan satu makna
doktrin dan sumpah setia
melangkah maju dan hantam saja
Hati serdadu
Ada pada bedil sangar
bukan hiasan semata
Yang tega menyalak kapan saja
seakan jari telunjuk punya kuasa
seolah malaikat penentu hidup
Jiwa serdadu
Merasuk erat pada lars hitam kokoh
Jiwa tegas tak goyah godaan
Jiwa yang tak bergeming...
walau tengah melangkah
diantara rintih kesakitan,
menginjak darah perempuan
dan anak-anak.....
Logika serdadu
Pantang dihadang
Melawan bakal ditelan
Silahkan berargumen kata dan raga
dan siap-siap menyumbang nyawa...
Jkt,0507
Sedihku untuk saudara di pasuruan
Dibalik seragam komando
pribadi bernyawa dengan satu makna
doktrin dan sumpah setia
melangkah maju dan hantam saja
Hati serdadu
Ada pada bedil sangar
bukan hiasan semata
Yang tega menyalak kapan saja
seakan jari telunjuk punya kuasa
seolah malaikat penentu hidup
Jiwa serdadu
Merasuk erat pada lars hitam kokoh
Jiwa tegas tak goyah godaan
Jiwa yang tak bergeming...
walau tengah melangkah
diantara rintih kesakitan,
menginjak darah perempuan
dan anak-anak.....
Logika serdadu
Pantang dihadang
Melawan bakal ditelan
Silahkan berargumen kata dan raga
dan siap-siap menyumbang nyawa...
Jkt,0507
Sedihku untuk saudara di pasuruan
Sunday, June 3, 2007
Kawan Lama
Bersama segelas teh manis dan beberapa batang rokok
Kembali menyusun kata-kata yang dulu
Ber-saat-itu, ber-waktu-itu kemudian tertawa
Ingin lebih lama mengumbar canda tentang
kenakalan masa lalu,
namun angin dan dingin rasanya begitu menggigit kali ini.
Agak sedikit berubah,
terasa makin saling menjaga dan lebih santun.
Lalu, "Lady of dream-nya Kitaro"
mengalir begitu saja...
Kediri, 0507
Kembali menyusun kata-kata yang dulu
Ber-saat-itu, ber-waktu-itu kemudian tertawa
Ingin lebih lama mengumbar canda tentang
kenakalan masa lalu,
namun angin dan dingin rasanya begitu menggigit kali ini.
Agak sedikit berubah,
terasa makin saling menjaga dan lebih santun.
Lalu, "Lady of dream-nya Kitaro"
mengalir begitu saja...
Kediri, 0507
Monday, May 28, 2007
Aku Bapakmu...

Gadis kecil itu merengek tak jelas,
dan aku cuma diam terpaku tepat di depannya
sambil sedikit memahami alunan tangisnya
"Tak ada bahasa yang lebih lugas lagi"
"Kau Bapaknya, seharusnya lebih tahu, apa yang dia mau"
"Tidak juga begitu jawabku"
Semakin kudekati dia, makin sulit dipahami
mungkin dia terlalu mengenal bapaknya.
Mungkin sesekali aku tidak menjadi bapaknya,
sama seperti yang lain, bisanya hanya menonton
bahkan mengkritik. Mungkin sesekali seperti itu
tapi aku tak tahu caranya.
Yang kupahami saat ini, kelak dia akan merengek lagi
seperti ini, sedangkan aku tidak mesti ada di depannya.
Jkt0507
untuk nabila dan amira
Sepi
Anggaplah
Anggaplah tiada arti
untuk setiap janji yang terucap
tiada makna
untuk jawabku yang kau tanya
Tiada sia sia untuk semua langkah
Tiada penyesalan untuk masa yang terbuang
Tiada dendam untuk semua sakitku
Jkt0507
untuk setiap janji yang terucap
tiada makna
untuk jawabku yang kau tanya
Tiada sia sia untuk semua langkah
Tiada penyesalan untuk masa yang terbuang
Tiada dendam untuk semua sakitku
Jkt0507
Subscribe to:
Posts (Atom)
