Monday, May 28, 2007

Aku Bapakmu...



Gadis kecil itu merengek tak jelas,
dan aku cuma diam terpaku tepat di depannya
sambil sedikit memahami alunan tangisnya

"Tak ada bahasa yang lebih lugas lagi"
"Kau Bapaknya, seharusnya lebih tahu, apa yang dia mau"
"Tidak juga begitu jawabku"

Semakin kudekati dia, makin sulit dipahami
mungkin dia terlalu mengenal bapaknya.
Mungkin sesekali aku tidak menjadi bapaknya,
sama seperti yang lain, bisanya hanya menonton
bahkan mengkritik. Mungkin sesekali seperti itu
tapi aku tak tahu caranya.

Yang kupahami saat ini, kelak dia akan merengek lagi
seperti ini, sedangkan aku tidak mesti ada di depannya.


Jkt0507
untuk nabila dan amira

Sepi



Jenuhku sendiri

dalam lintas waktu yang semakin meredup

Terjebakku tanpa daya mengelak
dalam rimba maya khayalku

Menari dan tertawa
merenung lantas diam
hitam kemudian terlelap


Jkt0507

Anggaplah

Anggaplah tiada arti
untuk setiap janji yang terucap
tiada makna
untuk jawabku yang kau tanya

Tiada sia sia untuk semua langkah
Tiada penyesalan untuk masa yang terbuang
Tiada dendam untuk semua sakitku


Jkt0507